PESISIR SELATAN, 7/9/2018 -Tenaga pendamping profesional mesti mampu meningkatkan daya tawar masyarakat nagari dalam mengakses sumberdaya yang dibutuhkan sehingga program dan kegiatan mampu dikelola oleh masyarakat nagari itu sendiri. Hal itu dikatakan Ketua TP PKK Pessel, Lisda Hendrajoni saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) dan Rapat Koordinasi Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2018, Kamis (6/9) di Hotel Hannah Painan.
Dengan kata lain lanjutnya, kerja pendampingan difokuskan pada upaya memberdayakan masyarakat nagari melalui proses belajar sosial yang diarahkan pada kaderisasi masyarakat nagari dalam memperkuat nagarinya sebagai komunitas yang memiliki pemerintahannya sendiri.
Terkait dengan itu, maka telah dilakukan penandatanganan fakta integritas pendamping profesional P3MD dan penandatanganan Nota Kesepahaman antara tenaga profesional P3MD dengan TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan.
“Saya berharap terwujud sinergitas program P3MD dengan Program PKK dalam keserasian pola tindak dalam mewujudkan pembangunan manusia seutuhnya,” ungkapnya.
Dikatakan, kesejahteraan keluarga yang tidak baik, berdampak kepada sulit terwujudnya pembangunan masyarakat nagari secara keseluruhan.Untuk itu, seluruh kepala perangkat daerah terkait diharapkan selalu berkoordinasi untuk menindaklanjuti dan turut membantu mensukseskan Program-program TP. PKK Kabupaten Pesisir Selatan sesuai dengan peran dan bidang tugasnya masing-masing.
Kemudian dalam menjalankan Program PKK perlunya dukungan dan kerjasama dari semua pihak. “Saya juga berharap ibu-ibu TP-PKK selalu diikutsertakan dalam Musrenbang Nagari sehingga usulan-usulan program dan kegiatan PKK Nagari tertampung dalam rencana pembangunan nagari," katanya. (03)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.