PESISIR SELATAN – Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan sebanyak 500 paket School KIT untuk anak-anak terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (1/6/2026).
Bantuan tersebut rencananya akan diserahkan untuk tiga kecamatan di Pesisir Selatan dalam waktu dua hari. Ketiga kecamatan tersebut ialah Kecamatan Bayang Utara, Bayang dan Batang Kapas.
Pada hari pertama, sebanyak 41 anak-anak yang tinggal di hunian sementara (huntara) Taratak Baru dan Limau Hantu Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara menerima paket school kit tersebut.
Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, yang turut hadir dalam penyaluran bantuan itu berharap paket perlengkapan sekolah tersebut dapat menambah semangat belajar anak-anak di tengah proses pemulihan pascabencana.
Menurut Risnaldi, bantuan yang diberikan PMI bukan sekadar perlengkapan sekolah, tetapi juga bentuk perhatian dan dukungan moral bagi anak-anak agar tetap optimistis melanjutkan pendidikan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana alam. Kami berharap anak-anak semakin semangat belajar dan terus melanjutkan pendidikan, meskipun saat ini masih dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Risnaldi.
Risnaldi yang juga menjabat Ketua PMI Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan, pengurus dan relawan PMI Pesisir Selatan siap mendukung penuh pendistribusian bantuan agar seluruh paket sampai kepada penerima sesuai target dan tepat sasaran.
“Sebagaimana arahan PMI Provinsi, penyaluran ditargetkan selesai dalam dua hari, dan kami siap merealisasikannya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik PMI Sumbar, Hidayatul Irwan, menjelaskan total ada 1.500 paket School KIT yang disalurkan PMI Sumbar untuk tiga daerah terdampak bencana di Sumatera Barat, yakni Pesisir Selatan, Agam, dan Tanah Datar. Masing-masing daerah menerima 500 paket.
Ia menyebut, bantuan tersebut berasal dari Hong Kong Red Cross sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan pendidikan anak-anak pascabencana yang terjadi November lalu.
“Setiap daerah mendapatkan 500 paket. Hari ini distribusi dimulai di Pesisir Selatan, kemudian dilanjutkan ke wilayah terdampak lainnya hingga 4 Juni mendatang,” katanya.
School KIT yang dibagikan berisi tas sekolah, botol minum, kotak makan, buku tulis, pulpen, penggaris, penghapus, dan kotak pensil. Nilai satu paket diperkirakan mencapai Rp517 ribu.
Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar, turut menyampaikan apresiasi kepada Hong Kong Red Cross atas bantuan kemanusiaan tersebut.
Ia berharap bantuan dapat diterima anak-anak yang benar-benar membutuhkan dan memberi manfaat dalam menunjang kegiatan belajar mereka.
Suasana haru dan bahagia terlihat saat bantuan dibagikan. Anak-anak penghuni huntara tampak antusias menerima tas sekolah baru yang akan digunakan untuk memasuki tahun ajaran baru.
Ernawilis (46), salah seorang warga Huntara Taratak Baru, mengaku bersyukur bantuan datang di waktu yang tepat.
“Alhamdulillah, sebentar lagi anak-anak masuk sekolah. Dengan bantuan ini mereka sudah punya tas baru dan perlengkapan sekolah yang lengkap,” ujarnya penuh syukur.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.