Pesisir Selatan, - Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim meninjau sejumlah lokasi yang diusulkan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan di Kecamatan Koto XI Tarusan, Jumat (23/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus menyerap kebutuhan masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan tahun 2027.
Tiga lokasi yang menjadi sasaran peninjauan yakni Jalan Pasar Barung-barung Belantai–Kampung Tanjung, Jalan Simpang SMA 1 Tarusan–Bukik Sabau Nan Aluih, serta Jembatan Gantung Sungai Tanuak di Nagari Barung Barung Belantai Selatan.
Dalam kegiatan itu, Risnaldi didampingi Anggota DPRD Pesisir Selatan Andra Respati, Camat Koto XI Tarusan Nurlaini, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pesisir Selatan Fahresi Eka Siska, para wali nagari, serta tokoh masyarakat setempat.
Risnaldi mengatakan, peninjauan lapangan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi infrastruktur secara langsung, terutama pada ruas jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.
“Lokasi yang kondisinya sudah rusak berat akan menjadi prioritas untuk diusulkan dalam program pembangunan 2027," kata Risnaldi
Dikatakan, peninjauan lapangan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi infrastruktur secara langsung sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Melalui peninjauan ini, kita ingin memastikan usulan pembangunan benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Risnaldi.
Menurutnya, jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar akses antarkampung, serta menunjang aktivitas ekonomi warga.
Karena itu, usulan pembangunan perlu dikaji berdasarkan kondisi lapangan, tingkat urgensi, dan manfaat yang akan dirasakan masyarakat.
Ia berharap, hasil peninjauan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027 dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Pesisir Selatan Fahresi Eka Siska mengatakan, peninjauan lapangan menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi kondisi fisik infrastruktur dan kebutuhan penanganan di setiap lokasi yang diusulkan.
“Kerusakan berat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan prioritas penanganan, yang selanjutnya akan dikaji berdasarkan kebutuhan teknis untuk usulan pembangunan tahun 2027,” kata Fahresi.
Ia menjelaskan, hasil peninjauan akan menjadi bahan dalam proses perencanaan teknis agar penanganan infrastruktur dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta kebutuhan masyarakat.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.