PESISIR SELATAN– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) ke UPT Puskesmas Tapan, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menyoroti percepatan realisasi anggaran, evaluasi kinerja program, serta penguatan tata kelola keuangan guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Kedatangan tim Dinkes PPKB disambut langsung Kepala UPT Puskesmas Tapan, Yanti Novita, SKM., M.KM., bersama tim manajemen puskesmas yang membidangi kepegawaian dan keuangan.
Tim monev terdiri atas Kasubbag Perencanaan Dinkes PPKB, Fauziah, S.H., M.M.; Kasubbag Kepegawaian, Heriawati Yulinas, SKM.; serta Kasubbag Keuangan, Nelfaridawati, A.MS. Pertemuan berlangsung di ruang kepala puskesmas dengan membahas sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran.
Salah satu perhatian utama dalam evaluasi tersebut adalah realisasi anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2026. Berdasarkan data per 15 Oktober 2026, penyerapan anggaran BOK baru mencapai 56 persen dari total pagu yang tersedia. Capaian ini dinilai masih rendah sehingga diperlukan langkah percepatan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai target.
Selain realisasi BOK, tim juga membahas percepatan penyelesaian sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) dari pagu tahun 2025. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan pengelolaan anggaran berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan.
Dalam pertemuan itu, tim menekankan pentingnya evaluasi rutin terhadap kegiatan di lapangan. Setiap penanggung jawab program diharapkan melakukan pemantauan dan evaluasi setiap minggu sehingga hambatan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi tanpa menunggu hingga akhir tahun anggaran.
Aspek kinerja juga menjadi perhatian. Penanggung jawab program yang mampu menyelesaikan kegiatan dengan baik akan diberikan penghargaan, sedangkan program yang belum mencapai target akan mendapatkan teguran lisan sebagai bentuk pembinaan dan dorongan untuk memperbaiki kinerja.
Tim monev turut mengevaluasi belanja dan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas Tapan. Pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan operasional serta mendukung pelayanan kesehatan yang optimal.
Pada aspek administrasi, penggunaan aplikasi Srikandi dilaporkan masih berjalan baik dan tidak ditemukan kendala berarti. Sementara itu, terkait insentif UKM, dokumen yang telah dikonsultasikan masih memerlukan sedikit perbaikan sebelum proses realisasi dapat segera dilanjutkan.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini tidak hanya bertujuan meninjau kesesuaian pelaksanaan program, capaian indikator, dan penyerapan anggaran, tetapi juga menjadi ruang koordinasi antara Dinkes PPKB dan pihak puskesmas untuk mengidentifikasi persoalan serta menyepakati langkah perbaikan.
Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari pembinaan, bukan sekadar pemeriksaan. Dengan komunikasi terbuka, pertukaran data, dan evaluasi berkala, diharapkan sinergi antara dinas kesehatan dan Puskesmas Tapan semakin kuat sehingga program berjalan lebih efektif dan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.